BPBD Lebak Bakal Punya Cellular Water Treatment method yang Bisa Menjernihkan Air Kotor Menjadi Air Siap Minum

LEBAK – Untuk menunjang air minum bersih dan siap minum bagi para pengungsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak bakal memiliki mobil drinking water treatment method atau kendaraan penjernih air hingga menjadi layak minum.

Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama, mengatakan, kendaraan drinking water procedure nantinya akan diterjunkan ke lokasi bencana, di mana para pengungsi sangat membutuhkan air siap minum.

“Mobil drinking water treatment ini direncanakan akan memenuhi kebutuhan air yang kayak di minum pada lokasi pengungsian,” kata Febby saat dihubungi, Sabtu (28/5/2022).

Ia menjelaskan, kendaraan h2o cure ini mampu mengolah sebanyak 500 liter air kotor menjadi air yang siap di minum dalam waktu sekitar 1-2 jam saja. Dengan mobil tersebut, sumber air layak konsumsi untuk warga di pengungsian akan teratasi.

“Karena di lokasi pengungsian banyak air yang tidak bagus maka sumber daya perlu kita lengkapi supaya situasi di lokasi bencana setidaknya sumber air baku untuk minum bisa terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tahun ini mobil water procedure akan terealisasi. Pemkab Lebak memang hanya mampu membeli satu device kendaraan h2o treatment yang prosesnya melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah, karena kita punya posko bersama dengan provinsi di Malingping. Jadi nanti sebagian personel, peralatan hingga logistik akan kita tempatkan di sana,” ucapnya. (San/Pink).